UNS Bersholawat Bersama Habib Syech

Rektor UNS sedang berbicara dengan Habib Syekh bin Abdul Qodir Assegaf saat berlangsungnya UNS Bersholawat

UNS Bersholawat. Selasa (10/3). Habib Syech bin Abdul Qadir Assegat didaulat untuk memimpin acara UNS Bersholawat di Masjid Nurul Huda UNS. Hadir pula Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2008-2013, Mahfud M.D., yang mengisi sesi ceramah. Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Muhammad Nasir juga turut hadir. Selain mereka, Wakil Walikota Surakarta Achmad Purnomo serta beberapa dekan dari fakultas terlihat di barisan depan.
Sesuai dengan judul yang menyebutkan adanya Semaan dan Khatmil Quran, acara dimulai dengan pembacaan juz 30 dari surat Addhuha sampai Annas. Huffadz (kumpulan penghafal Alquran) melantunkan bacaan-bacaan firman Allah dengan indah dan merdu. Sebelumnya, sejak Senin (9/3) setelah zuhur telah dimulai pembacaan Alquran mulai juz pertama oleh huffadz UNS hingga juz 30 dan berhenti pada surat Allail.
Sebagai bentuk penghargaan, Rektor UNS Ravik Karsidi memberikan sertifikat yang menjadi pertanda bahwa mereka telah mejadi huffadz lulusan UNS. Selanjutnya, rektor memberikan sambutan setelah sesi foto bersama. Dalam sambutannya, Ravik mengatakan bahwa telah ada 24 mahasiswa yang telah hafal 30 juz dan 11 orang diantaranya adalah mahasiswa yang berasal dari Fakultas Kedokteran.
UKM yang terkait dengan hafalan Alquran ini, dalam perkembangannya, telah menjadi UKM terbesar di UNS dengan peserta sebanyak 352 mahasiswa. Ravik berharap agar UNS bisa menjadi tempat belajar science dan teknologi. “Juga menjadi tempat untuk anak saleh salehah, karena negara dan bangsa insya Allah akan luar biasa makmur dan bahagia,” Ravik menyampaikan.
Menristek Dikti dalam orasinya menyampaikan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi apa yang telah UNS lakukan selama ini. Ia juga berharap agar UNS tetap melanjutkan apa yang telah dilaksanakan sejauh ini. “Saya sangat berharap bahwa universitas yang berada di Surakarta ini bisa menjadi satu contoh, yaitu dalam keseimbangan spiritual dan intelektual,” harap Nasir.
Acara puncak dimulai ketika Habib Syech melantunkan sepenggal lirik dari salah satu lagunya, seketika itu juga hadirin mengikuti lirik selanjutnya. Suasana kekompakan terlihat jelas. Beberapa lagu yang diselawatkan adalah Sholatun, Padang Bulan, Lir Ilir, dan beberapa lagu lainnya.
Mahfud MD didaulat untuk memberi ceramah yang bernuansa tentang keimanan dan ketaqwaan. Selesai Mahfud berceramah, hadirin diajak untuk melakukan mahallulqiyam, dan melantunkan satu selawat lagi. Acara ditutup dengan doa bersama. [dodok.uns.ac.id