Latihan di Pohon Angsana, Sabet Juara III

Eko Andry Yulianto, anggota Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Ajusta Brata Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo berhasil menyabet juara III pada ajang Mapalast SRT Competition (MSC) II Tingkat Nasional di Kampus Stikubank, Semarang, pada tanggal 14-16 September 2012. Andry akhirnya bisa memboyong piala ke kampusnya setelah berlatih keras menggunakan pohon Angsana sebagai tebing panjatnya.

Ajang kompetisi SRT atau biasa disebut Single Rope Technique merupakan teknik yang biasa digunakan untuk menelusuri gua vertikal. “Hanya saja untuk lomba kali ini menggunakan wall,” kata Andry didampingi sang pelatih Ellyta Anggraini saat ditemui di Kantor Humas dan Kerjasama UNS pada hari Selasa, 18 September 2012.
Andry menjelaskan, kompetisi dibagi menjadi dua kategori yakni putra dan putri. Untuk putra, peserta berjumlah 42 peserta dan yang putri 33 peserta yang datang dari berbagai mapala di Indonesia.

Selain itu, ada beberapa tahapan serta tingkat kesulitan dalam kompetisi SRT. Pada babak 16 besar terdapat rintangan intermediate. Lalu pada 8 besar ada rintangan intermediate dan deviasi. Tingkat selanjutnya rintangan ditambah lagi dengan adanya sambungan tali.

“Setiap babak itu beda-beda. Semua menguji kecepatan dan teknik. Tapi yang paling penting adalah ketenangan. Kalau kita gak gampang panik, kita cepat naik,” aku Andry.

Mahasiswa D3 Teknik Sipil itu mengaku untuk persiapan mengikuti lomba ia rutin seminggu 3 kali latihan SRT di kampus. “Kalau latihan ya di pohon Angsana yang ada di komunal kampus. Soalnya kami belum punya wall,” tutur Andry yang jika tidak ada kompetisi ia rutin latihan dua kali seminggu.

Dia menjelaskan, SRT juga biasa dipraktikan untuk melakukan upaya penyelamatan misal menolong orang yang tercebur ke dalam sumur. (red-uns.ac.id).