Dekatkan Masyarakat, LPPM Gelar Pameran Inovasi Komersialisasi Hasil Riset UNS dan Pasar Rakyat

Menristek Dikti, Moh. Nasir bersama jajarannya mengunjungi Pameran Inovasi Komersialisasi Hasil Riset UNS dan Pasar Rakyat (9/3)

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat(LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS) gelar Pameran Inovasi Komersialisasi Hasil Riset UNS dan Pasar Rakyat. Bertempat di halaman LPPM UNS, pameran ini diselenggarakan selama empat hari mulai tanggal 8–11 Maret 2015. “Kami memamerkan karya-karya research dan pengabdian. Pameran ini juga merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban kita kepada masyarakat,” ujar Sulistyo Saputro, selaku ketua penyelenggara pameran, Senin (9/3). Pameran LPPM ini juga merupakan rangkaian perayaan Dies Natalis ke-39 UNS.
Berbeda dari tahun sebelumnya, stan pameran dibagi dalam zona-zona sesuai dengan bidang, bukan per fakultas. Zona yang dimaksud adalah zona akuarium, zona tanaman, zona otomotif, zona buku dan pembelajaran, zona informatika, zona seni dan budaya, serta zona lingkungan dan kesehatan. Pengunjung disuguhi hasil budi daya ikan sidat pada zona akuarium. Zona tanaman menampilkan budi daya durian semar, kaktus apel, tanaman hias, pupuk, dan stevia. Tak kalah menarik, zona otomotif menampilkan Mobil Listrik Nasional (Molina), bengawan, battery lithium sebagai produk unggulan.
“Satu zona berasal dari multidisiplin ilmu dengan topik yang sama. Keuntungannya mereka bisa meningkatkan komunikasi dan kolaborasi pusat studi pada topik tersebut,” terang Sulistyo yang juga Sekretaris LPPM UNS.
Terbagi dalam tiga tenda yang besar, pameran kali ini juga menampilkan produk-produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan LPPM UNS serta peserta Sunday Market UNS sebagai pasar rakyat. Sulistyo menjelaskan, pameran ini juga memberikan kesempatan kepada masyarakat sekitar untuk turut berpartisipasi. “Sehingga ada sharing dari kita ke masyarakat dan sebaliknya,” ujarnya.
Pameran yang kali ketiga digelar LPPM ini juga menggelar acara pendukung seperti pasar lelang, makan sidat (unagi kabayaki) bersama chef Jepang, lomba fotografi, lomba olah vokal, konsultasi KKN, dan talkshow studi ke luar negeri. Menariknya, di hari terakhir, pameran mendapat kunjungan Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi, Mohamad Nasir. Tak hanya melihat produk riset UNS, Nasir juga berkesempatan mencicipi Durian Semar produk unggulan penelitian zona tanaman.
Bersamaan dengan pembukaan, Rektor UNS bersama Ketua LPPM UNS meluncurkan 4 produk hasil riset UNS, diantaranya adalah IRIS 1103 yang merupakan sebuah sistem pendukung inovasi dalam rangka penelitian dan pengabdian, juga saat masa pemantapan dan integrasi dalam hal pencatatan dan sarana publikasi; bibit Durian Semar; Festival Unagi (Ikan Sidat), serta penyertaan transportasi massal-Batik Solo Trans. [Humas LPPM UNS/nana.red.uns.ac.id]