SIMPOSIUM INTERNASIONAL PERNASKAHAN NUSANTARA KE-13

Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manassa), bekerja sama dengan Fakultas Sastra dan Seni Rupa (FSSR) UNS akan menyelenggarakan Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara ke-13. Kegiatan tersebut akan diselenggarakan di Solo pada tanggal 27-29 Juli 2010. Panitia mengundang para peneliti, pengkaji, dan pemerhati naskah Nusantara untuk menjadi pemakalah dalam kegiatan tersebut dengan mengirimkan abstraknya terlebih dahulu. Semua abstrak yang masuk akan diseleksi oleh tim akademik Manassa, dan akan dipilih sejumlah makalah yang sesuai dengan tema Simposium, yakni ”Akses dan Identitas”. Bagi mereka yang diterima sebagai calon pemakalah diharuskan mengirimkan makalah lengkapnya paling lambat 26 Juni 2010, dan akan mendapatkan fasilitas akomodasi serta konsumsi selama kegiatan berlangsung.

Penjelasan tentang tema “Akses dan Identitas” adalah:

  1. “Akses” merupakan kata kunci yang akan mencakup topik-topik upaya penelusuran, pencatatan, bacaan, kajian, dan upaya pelestarian naskah-naskah Nusantara. Dengan sendirinya, hal-hal yang meniscayakan terciptanya akses tersebut perlu diupayakan dan terus dilakukan, seperti digitalisasi dan restorasi. Akses terhadap koleksi naskah perorangan yang biasanya lebih rumit akan mendapat perhatian lebih, selain naskah dalam koleksi lembaga
  2. ”Identitas” merupakan kata kunci yang akan mencakup topik-topik tentang berbagai upaya membangkitkan kesadaran kolektif bangsa Indonesia bahwa naskah-naskah kuno adalah benda cagar budaya yang mencirikan identitas bersama, dan karenanya perlu dijaga, dilestarikan, serta diwariskan dari generasi ke generasi, untuk memberikan kontribusi terhadap pengembangan wacana dan keilmuan masyarakat Indonesia. Melalui tema di atas, diharapkan bahwa kandungan isi naskah-naskah kuno Nusantara tersebut dapat menyumbangkan manfaat nyata bagi masa depan yang lebih baik, selalu turut memberikan respon terhadap kebutuhan keilmuan masyarakat kekinian, serta tidak terisolir sebagai “benda tak berharga”.

Simposium ini bertujuan untuk:

  1. mendiskusikan dan merumuskan berbagai teknik pemeliharaan dan pelestarian naskah-naskah Nusantara, termasuk restorasi dan konservasi, baik melalui teknologi modern maupun tradisional, yang dihubungkan dengan sifat serta kelembaban alam di Asia Tenggara
  2. mencari solusi agar upaya restorasi dan konservasi naskah-naskah Nusantara dapat dilakukan dengan mudah, tidak selalu tergantung pada bahan-bahan dari luar negeri
  3. merumuskan strategi dan teknik digitalisasi naskah Nusantara, baik yang dilakukan di lembaga penyimpanan naskah maupun di masyarakat
  4. memetakan serta menghimpun informasi mutakhir dan menyeluruh tentang berbagai aktifitas, di Indonesia khususnya, dan di Mancanegara umumnya, yang berkaitan dengan naskah-naskah Nusantara
  5. mendorong berbagai kajian atas naskah-naskah Nusantara yang dapat memberikan kontribusi terhadap wacana dan pengetahuan keilmuan masyarakat dalam konteks kekinian
  6. membangun kesadaran di kalangan masyarakat bahwa naskah-naskah Nusantara merupakan benda cagar budaya dan identitas bangsa yang perlu dilestarikan, serta kandungan pengetahuan dan kearifan di dalamnya perlu disosialisasikan kepada serta dapat diakses oleh dunia keilmuan secara terbuka
  7. menyumbangkan berbagai pemikiran serta kearifan lokal yang terkandung dalam naskah-naskah Nusantara bagi kepentingan masa depan yang lebih baik.

Untuk pendaftaran dapat melalui:

Manassa Cabang Surakarta dengan alamat Fakultas Sastra dan Seni Rupa UNS

Jl. Ir. Sutami 36-A Surakarta telepon (0271) 632480

dan

Faksimile (0271) 632480, (0271) 634521

Atau dapat menghubungi panitia di nomor telepon 0817464376 dan 08122645765. Semua informasi lain berkaitan dengan Simposium ke-13 ini, termasuk hal yang berkaitan dengan syarat keikutsertaannya, akan diinformasikan kemudian melalui situs Manassa dengan alamat http://www.manassa.org.

(FSSR UNS).